Pages

Review The Knight's Night By Maureen Theodora


                                    Judul                       :  The Knight's Night

                                    Penulis                    :  Maureen Theodora

                                    Editor                     :  Primadonna Angela

                                    Penerbit                  :  Gramedia Pustaka Utama

                                    Terbit                      :  Februari 2014

                                    Tebal                      :  248 hlm.

                                    ISBN                     :  978-602-03-0193-8



Synopsis :

AKULAH sosok itu. Anak laki-laki yang telah bertransformasi
menjadi pria muda bernama Sabian Krishadinata. Akhir-akhir
ini aku lumayan sering melakukan kegiatan ini. Duduk, berpikir,
dan merenung. Namun, aku sendiri juga tak tahu apa yang aku
pikirkan. Mungkin salah satunya tentang hidupku. Kadang
rasanya begitu menyenangkan, tapi terkadang aku justru merasa 
begitu hampa. Kedua hal itu datang silih berganti bagaikan
gelombang panjang yang kadang mencapai titik amplitudonya,
namun terkadang jatuh hingga ke lembah terdalam.  Sering tebersit,
di benakku, apa sebenarnya tujuan hidup manusia, apa yang 
mereka cari, dan apakah hidup itu hanya rutinitas yang harus
terus dilakukan sampai maut menyudahinya?

***



Sabian. Seorang selebriti papan atas Indonesia. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya dilokasi syuting. Hingga satu skandal meluluh lantahkan karier yang ia bangun selama ini. Sabian, memutuskan untuk meninggalkan Jakarta dan memulai hidup yang baru tanpa didampingi keluarga dekatnya-Bunda Lies, Ayah, Ivana dan juga Varo.

Arra. Seorang gadis yang ceria. Ia termasuk dalam golongan orang-orang yang mudah bergaul dengan orang baru. Bertemu dengan Bian di pesawat, menjadi awal dari kisah hidup Arra yang tidak pernah ia bayangkan. Hingga akhirnya satu kenyataan bisa membuat hidupnya terperosok ke dasar lembah kesepian paling dalam.

***



Cerita ini berawal dari sosok Bian yang terus menerus di kelilingi masa lalunya. Kejadian dimana Bundanya meninggalkannya untuk selama-lamanya hingga menuntunnya ke rumah bunda Lies. Hari-hari Bian di penuhi dengan bayangan bundanya. Satu keberuntungan untuk Bian karena semenjak kecelakaan yang merenggut nyawa ibunya, ia diadopsi oleh seorang pria yang begitu menyayanginya walaupun tidak menampakkan hal tersebut.

Dan sebagai bonus untuk keberuntungan itu, ia mempunyai seorang adik perempuan yang begitu ceria dan manja-Ivana. Adik yang selalu menemani malam-malam gelapnya jika sosok ayahnya tengah bekerja, dan adik yang selalu menjadi sumber kebahagiannya jika ia mengingat bundanya.

Kaysha. Dasar dari semua pelarian Bian ke Bali. Pasangannya dalam film terbarunya itu menjadi kekasihnya tidak lama setelah filmnya selesai syuting. Tapi kenyataan berbalik setelah itu.

Perjalanannya ke Bali mempertemukannya dengan sosok Arra yang begitu supel. Berpisah di bandara, mereka dipertemukan kembali dengan insiden hilangnya koper Bian dan memaksa cowok itu untuk menelpon nomor Arra yang diberikan gadis itu.

Hari-hari Bian kemudian di isi dengan segudang aktivitas di galeri Artessian, tempat Arra bekerja. Ia memutuskan untuk bekerja setelah sebagian besar kejadian tidak mengenakan menimpanya. Namun, di sinilah kehidupan Sabian yang sebenarnya di mulai. Dia di kenalkan dengan sosok Irvan dan Ruben yang ceria. Juga anak-anak asuh Arra yang juga belajar seni lukis di galeri tersebut. Tapi persoalan demi persoalan menimpa mereka. Membuat mereka mau tidak mau untuk bekerja sama dan menyatukan mimpi mereka.
Lalu, bagaimana sebenarnya arti kebahagiaan untuk Bian? Dan bagaimana ia menyambut cinta yang mulai mengisi hatinya yang kosong?

***

Dan untuk semua cinta, yang menjadikan kita ada.


Cerita yang begitu membangkitkan jiwa saya. Benar-benar petualangan hidup yang fantastis dalam menjemput kebahagiaan. Kebahagiaan kalau didiamkan saja nggak akan bermakna kalau kita tidak membiarkan orang lain untuk merasakannya.

Aku suka banget sama konsep ceritanya. Pelarian ke Bali. Excited banget pas udah baca habis buku ini. Penuturannya yang khas menciptakan rasa nyaman tersendiri untuk saya. Tema dan konflik yang menarik, walaupun bisa menebak dari awal jalan ceritanya tapi nggak ngurangin antusias saya untuk baca buku ini. Mbak Maureen juga ngambil PoV dari sisi Bian. Nambah laki koleksi penulis yang nggak ngambil sisi cewek buat cerita.

Pokoknya comfort banget deh. Dialognya juga ada englishnya, banyak malah. Eh, yang paling aku suka, di tiap babnya itu ada kutipan-kutipan yang juga aku kenal banget. Saking semangatnya, aku sempat nebak-nebak sendiri, di bab ini ada kutipan si ini. Hehehe..., 

Tapi pas liat kutipan ini, yang aku kenal banget sampai hafal mati.



I love you. I am who I am because of you.
You are every reason, every hope, and every dream I’ve ever had,
And no matter what happens to us in the future,
Everyday we are together is the greatest day of my life.
I will always be yours.
-Nicholas Sparks-



Gak Cuma kutipan doang sih, ada juga lirik-lirik lagu yang mewakili isi cerita di akhir bab. Jadi benar-benar nggak bosan bacanya. Oh.., lupa! Juga ada ilustrasi gambar di ujung kanan atas di setiap bab baru. Kadang gambarnya ada plester luka, ada juga bunga mawar. Ilustrasinya lagi-lagi mewakili kejadian dalam cerita. Tapi aku nemuin satu dua catatan sih. Ada beberapa kata yang nggak di kasih spasi satu sama lain. 

Untuk teenlit, ini benar-benar rekor baru yang aku kasih. Aku nggak pernah ngasih bintang lebih dari 3,5 untuk teenit. Tapi untuk buku yang satu ini, aku berani kasih bintang 4,5. Banyak banget pelajaran tentang kebahagiaan dalam buku ini.

Very recommended guys. Buat yang nyari kebahagiaan dan nggak nemu-nemu juga.., bisa cari inspirasinya di buku ini. ^_^


12 komentar:

Unknown mengatakan...

Aku suka sama cara Review klub Mirror. CAra reviewnya benar-benar bikin penasaran pengen baca. SPoiler-spoiler nya ngena banget. Jadi kita benar-benar di ajak untuk menerka-nerka. Dari reviewnya sih, kayaknya menarik banget bukunya setelah melmbaca kekurangan dan kelebihannya. Teenlit untuk 4,5 bintang saya rasa pantas untuk di cicipi. :)

Unknown mengatakan...

Review yang dibuat keren, jadi penasaran pengen baca. Pengen tahu konflik dan ending teenlit nya. Apalagi teenlit nya dapet 4,5 bintang, pasti alur nya menarik.

Moga menang GA terus bisa baca The Knight's Night. Amin. :)

dianputu mengatakan...

Oke, aku suka review ini udah nunjukun berapa ratingnya. Banyak yg lupa sama satu hal ini. Dan lumayan bikin penasaran juga, hehehehe... artis, melarikan diri, kebahagiaan. Menarik!
Artis, langsung inget draf ceritaku yang masih butuh buku tambahan buat riset. Hahahaha.... boleh juga nih buku untuk jadi salah satu sumber pengetahuan.

icebreaker_mts mengatakan...

Thank you for the great review, Mirror :) Buat yang lainnya jangan ketinggalan buat baca ya, biar nggak penasaran, hehe... Apalagi sekarang lagi ada kuis GA novel The Knight's Night nih, so tunggu apa lagi! Buruan ikutan dan menangin hadiahnya :) Ditunggu ya comment2nya @MaureenTheodora

aysaist mengatakan...

Dari review yang telah aku baca ini , aku juga setuju yang bikin menarik kalau penulis ngambil POV nya dari cowok karena ini jarang banget . emang biasanya POVnya dari tokoh cewek dan penasaran juga nih skandal yang dialami sama bian , bakal dijelasin gak ya ?
buku ini bakal termasuk ke kategori buku motivasi juga nih, kalau ceritanya bisa bikin kita memotivasi kita buat mencari kebahagiaan dunia yang sebenarnya kebahagiaan itu sangat mudah didapat jika kita mau terbuka dan mau memandang dengan dua mata kita tentang kehidupan orang lain dan berbagi dengan mereka .
At the last , mirror ngasih rating 4.5 ! ini tinggi banget dan sukses deh buat gue pengen baca . semoga kebagian nih di giveaway bukunya . hehe :D

twitter : @ayistia11

Annis mengatakan...

Bahasa yang digunakan Klub Buku Mirror dalam mereview buku mudah aku terima. Cara penyampainnya juga jujur banget, detail. Bikin orang yang baca review jadi pengen punya buku yang direview.
Hanya saja, sebelumnya maaf, saya mau kasih saran. Mohon di cek ulang sebelum review di poskan. Soalnya ada beberapa typo di sini. Misal penulisan 'exited' harusnya kan 'excited'. Terus 'lagi' ditulis dengan 'laki', 'sering' ditulis 'seing', kata english harusnya dicetak miring karena itu bahasa asing. Dan ada beberapa lagi.
Keseluruhan, aku suka. Suka banget sama bahasanya yg jujur banget.

Anis Antika
Twitter: @AntikaAnis
Email: anis_antika@yahoo.com

Unknown mengatakan...

Kalau dari segi ceritanya, pasti teenlit banget, konfliknya masih unyu-unyu gitu, nggak bisa nolak juga karena memang jenisnya yang teenlit. Aku suka, tapi kalau yang lebih prefer ke konflik 'berat' mungkin udah ditolak. Hehe...

Cara penyampaian reviewnya bagus, dan tiap reviewer punya cara tersendiri sih bagaimana menilai buku, asal nggak terlalu subjektif *kayak aku*, hoho... Kalau dari segi penampilan isi review, mungkin Kakak bisa mengikuti saran dari komentar di atas aku, kurangi lagi typonya *apalagi pas sinopsis*, dan cetak miring yang memang diperlukan :)

Terimakasih :D

Yuu mengatakan...

sejujurnya aku ga bakat banget ngreview, jadi menurutku review yang kakak buat ini udah lengkap banget, tapi nggak spoiler, sehingga ga merugikan bagi penulisnya ..

Cerita teenlit yg asyik ya, tentang selebritis, jadi kepo banget pengen bacanya ..
pengen tau gimana sisi lain kehidupan artis (Artis juga manusia, punya rasa punya hati ~)

Blog kakak2, sudah aku bookmark loh, kayaknya sebelum beli buku, bakal mampir mapir kesini dulu liat reviewnya. ;;)
hihihihi ~

Selvia Sari mengatakan...

(" `з´ )_,/"(>_<'!) Iih, reviewnya nampol abis! Jadi pengen milikin buku ini. Gaya review kakak bagus. Nggak mengandung spoiler. Cuma ya itu ..... akan lebih baik kalau penulisannya diperbaiki lagi. Seperti adanya typo, next posts harus hindari yang namanya typo. Begitupula dengan penggunaan spasi dan huruf besar-kecil. Serta efek Italic jika diperlukan.

Seperti biasa, aku memang suka gaya penulisan dalam teenlit yang bisa dibilang ringan. Konflik cerita juga nggak berat seperti metropop ataupun chicklit.

Yang paling bikin penasaran itu penulis cewek tapi ambil sudut pandang dari si cowok. Kan nggak mudah tuh. Lagipula dapat 4,5 bintang itu tandanya big recommended banget dong The Knight's Night ini.

@vyselvia

ila aulia rahmah. mengatakan...

Suka sama reviewnya ^^
Menurutku sih review model kayak gini review paket komplit, jadi lengkap semua ada :)

Udah lama sih enggak baca teenlit, kalaupun baca pasti temanya misteri atau thriller *efek usia mungkin --* :)
Tapi dilihat dari review di atas, kayaknya ceritanya enggak terlalu menye-menye :D
Dari kutipannya juga ketahuan kalo bahasanya nyaman untuk dibaca :)
Apalagi dapet rating 4.5 bintang, jadi tambah penasaran :3

Unknown mengatakan...

Reviewnya bagus dan rapi.
Semua poin-poin penting sudah terangkum di review ini, seperti identitas novel, sinopsis, cuplikan cerita tanpa menunjukkan spoiler serta kelebihan dan kekurangan novel ini (meski di sini kekurangannya cuma ditulis hanya ada beberapa kata yang nggak dikasih spasi). Ok, berarti bukan kesalahan yang fatal dong ya! :)

Terus, mengenai isi cerita yang diberi 4.5 bintang, satu kata dariku "WOW!!"
Begitu menarikkah novel ini hingga ratingnya hampir sempurna??

Ok, klub buku Mirror kayaknya udah nemuin kebahagiaannya lewat novel ini, boleh dong ya jika kebahagiaan itu dibagi buatku juga?? :D

Arif Rizaldy
@hajimemimi

Asla mengatakan...

Kak sekalian dong unsur intrinsik sma ekstrinsik

Posting Komentar